Bimtek Sistem Pengelolaan Barang Persediaan dan Logistik Kantor Pemerintah 2025/2026
- Kepada Yth
- Pemerintah Se Indonesia
Sistem pengelolaan barang persediaan dan logistik kantor pemerintah merupakan komponen krusial dalam mendukung kelancaran operasional administrasi pemerintahan. Pengelolaan yang baik menjamin ketersediaan barang secara tepat waktu, efisien, dan akuntabel, sekaligus mendukung penghematan biaya dan peningkatan transparansi. Jurnal ini membahas konsep, regulasi, prosedur pengelolaan, serta tantangan operasional dalam pengelolaan persediaan dan logistik di lingkungan kantor pemerintah berdasarkan kajian empiris dan pedoman teknis yang berlaku di Indonesia, barang persediaan dan logistik merupakan aset vital yang harus dikelola secara efektif oleh instansi pemerintah untuk menunjang pelaksanaan tugas dan fungsi administrasi publik. Sistem pengelolaan ini meliputi seluruh aktivitas mulai dari perencanaan kebutuhan, pengadaan, penerimaan, penyimpanan, distribusi, hingga pencatatan administrasi serta pelaporan penggunaan barang. Keterpaduan manajemen persediaan dan logistik yang baik meminimalkan risiko kekurangan atau kelebihan stok, menjaga kualitas barang, dan memastikan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran negara atau daerah. Sistem pengelolaan barang persediaan dan logistik pada kantor pemerintah adalah bagian penting dari tata kelola administrasi yang harus dijalankan dengan prinsip efisiensi, efektivitas, dan akuntabilitas. Pemanfaatan sistem informasi dan penerapan prosedur standar yang baik dapat meningkatkan transparansi dan pengendalian penggunaan barang serta mendukung kelancaran operasional pemerintah. Penguatan kapasitas SDM, optimalisasi infrastruktur penyimpanan, dan integrasi sistem informasi menjadi kunci sukses pengelolaan persediaan dan logistik di lingkungan pemerintahan.
Materi Bimtek Sistem Pengelolaan Barang Persediaan dan Logistik Kantor Pemerintah 2025/2026 :
- Konsep dan Regulasi Pengelolaan Persediaan dan Logistik
Pemahaman mendalam tentang prinsip-prinsip inventory management, regulasi utama seperti Peraturan Pemerintah dan standar akuntansi pemerintahan terkait pengadaan dan pengelolaan barang persediaan. - Proses Sistem Pengelolaan Barang Persediaan
Tahapan mulai dari perencanaan kebutuhan, pengadaan sesuai prosedur pemerintah, penerimaan dan pemeriksaan barang, penyimpanan dan pengelolaan gudang (termasuk kontrol stok), distribusi barang ke unit kerja sampai pencatatan transaksi. - Teknik Pencatatan, Pelaporan, dan Inventarisasi
Penggunaan aplikasi e-persediaan dan sistem aplikasi keuangan (SAKTI) untuk pencatatan yang akurat dan transparan, serta pelaporan penggunaan barang agar mempermudah pengawasan dan audit. - Pengelolaan Logistik Kantor
Optimalisasi penyimpanan, pemeliharaan barang, pengamanan aset, serta teknik pengendalian stok minimum dan metode FIFO (First In First Out) agar persediaan selalu dalam kondisi layak pakai. - Penguatan Kapasitas SDM
Melalui studi kasus, simulasi praktik, serta diskusi pemecahan masalah operasional dalam pengelolaan persediaan dan logistik kantor pemerintahan. - Pengawasan dan Evaluasi
Teknik pengawasan pengelolaan persediaan dan pengembangan strategi perbaikan proses agar inventaris persediaan valid dan pengelolaan berjalan sistematis berbasis data.
Manfaat Bimtek
-
Memahami regulasi dan prinsip pengelolaan persediaan sesuai aturan pemerintah.
-
Meningkatkan keterampilan pengendalian stok dan stock opname yang efektif.
-
Menguasai pencatatan dan pelaporan menggunakan sistem informasi (e-persediaan, SAKTI) untuk transparansi.
-
Mengoptimalkan penggunaan anggaran pengadaan dan pemeliharaan barang.
-
Memperkuat kapasitas pengawasan dan evaluasi pengelolaan persediaan.
-
Mendukung profesionalisme SDM dalam pengelolaan logistik dan barang persediaan.
-
Mendorong penerapan sistem pengendalian internal yang baik untuk mengurangi risiko penyalahgunaan.
Tujuan Bimtek
- Meningkatkan Kompetensi
Meningkatkan kemampuan dan keterampilan teknis peserta sesuai bidang tugasnya. - Memberikan Pemahaman Regulasi
Memberikan pemahaman tentang aturan, prosedur, dan kebijakan terbaru yang relevan dengan bidang pekerjaan. - Mempercepat Transfer Ilmu
Menyampaikan teknologi, metode, atau pengetahuan baru kepada peserta agar bisa diterapkan di lapangan. - Meningkatkan Profesionalisme
Mendorong peserta untuk bekerja lebih profesional, efektif, dan efisien. - Menyelesaikan Permasalahan Teknis
Memberikan solusi terhadap permasalahan teknis yang sering ditemui di lapangan atau dalam pekerjaan sehari-hari. - Memastikan Standar Mutu
Membantu agar pelaksanaan tugas sesuai dengan standar operasional dan mutu yang telah ditetapkan.
Para Pemerintah Daerah Dan Swasta Haruslah Memiliki Pengetahuan Dan Pemahaman Yang Optimal Mengenal Opsi Di Atas Untuk Itu Kami Dari Mitra Manajemen Daerah SKT Kemendagri Ditjen Polpum: 01-00-00/635/XI/2018 Mengharapkan Keikutsertaan Pemerintah Daerah Swasta Terkait Untuk Mengikuti Bimtek Sistem Pengelolaan Barang Persediaan dan Logistik Kantor Pemerintah 2025/2026