Bimtek Perencanaan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) 2025/2026
- Kepada Yth
- pemerintah Se Indonesia
Perencanaan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) merupakan pendekatan strategis yang mengintegrasikan perspektif gender dalam proses perencanaan dan penganggaran di sektor publik. Tujuan utama PPRG adalah memastikan bahwa alokasi sumber daya dan kebijakan pembangunan dapat menjawab kesenjangan dan kebutuhan perempuan dan laki-laki secara adil dan efektif. Studi ini mengkaji konsep, tahapan, serta tantangan implementasi PPRG di pemerintahan daerah berdasarkan analisis dokumen dan studi literatur terkini. Hasil menunjukkan bahwa keberhasilan PPRG sangat dipengaruhi oleh komitmen pimpinan, kapasitas SDM, ketersediaan data terdisaggregasi, dan mekanisme pengawasan yang responsif gender, Pengarusutamaan gender dalam perencanaan dan penganggaran (PPRG) merupakan upaya afirmatif untuk memastikan bahwa kebijakan publik secara sistematis memperhatikan perbedaan kebutuhan dan peran gender dalam pembangunan. Dengan demikian, PPRG bertujuan mengeliminasi ketimpangan akses, partisipasi, kontrol, dan manfaat pembangunan antara laki-laki dan perempuan. Perencanaan yang responsif gender menuntut integrasi analisis gender sejak tahap perencanaan hingga evaluasi anggaran, sehingga hasil pembangunan lebih inklusif dan berkeadilan sosial.
Manfaat Bimtek PPRG:
- Meningkatkan kapasitas teknis peserta dalam menyusun perencanaan dan penganggaran yang responsif gender
- Memastikan pelaksanaan pembangunan lebih inklusif, adil, dan berkeadilan gender
- Memudahkan pengukuran dan pelaporan capaian kesetaraan gender melalui indikator yang terukur
- Mendukung tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berbasis data hasil kerja nyata
- Mengoptimalkan penggunaan anggaran agar tepat sasaran sesuai kebutuhan perempuan dan laki-laki
Materi Utama :
- Pengantar kesetaraan gender dan pentingnya pengarusutamaan gender (PUG) dalam pembangunan
- Konsep, prinsip, dan kerangka kerja perencanaan dan penganggaran responsif gender (PPRG)
- Metode dan teknik analisis gender untuk mengidentifikasi kebutuhan, hambatan, dan kesenjangan
- Penyusunan rencana dan anggaran program/kegiatan yang responsif gender termasuk penggunaan Gender Budget Statement (GBS)
- Monitoring dan evaluasi kinerja program yang memperhatikan aspek gender
- Studi kasus dan simulasi penyusunan rencana aksi serta anggaran responsif gender
- Koordinasi lintas sektor dan pelibatan pemangku kepentingan dalam PPRG
Tujuan Bimtek
- Meningkatkan Kompetensi
Meningkatkan kemampuan dan keterampilan teknis peserta sesuai bidang tugasnya. - Memberikan Pemahaman Regulasi
Memberikan pemahaman tentang aturan, prosedur, dan kebijakan terbaru yang relevan dengan bidang pekerjaan. - Mempercepat Transfer Ilmu
Menyampaikan teknologi, metode, atau pengetahuan baru kepada peserta agar bisa diterapkan di lapangan. - Meningkatkan Profesionalisme
Mendorong peserta untuk bekerja lebih profesional, efektif, dan efisien. - Menyelesaikan Permasalahan Teknis
Memberikan solusi terhadap permasalahan teknis yang sering ditemui di lapangan atau dalam pekerjaan sehari-hari. - Memastikan Standar Mutu
Membantu agar pelaksanaan tugas sesuai dengan standar operasional dan mutu yang telah ditetapkan.
Para Pemerintah Daerah Dan Swasta Haruslah Memiliki Pengetahuan Dan Pemahaman Yang Optimal Mengenal Opsi Di Atas Untuk Itu Kami Dari Mitra Manajemen Daerah SKT Kemendagri Ditjen Polpum: 01-00-00/635/XI/2018 Mengharapkan Keikutsertaan Pemerintah Daerah Swasta Terkait Untuk Mengikuti Bimtek Perencanaan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) 2025/2026