Bimtek Pelatihan Pengelolaan Drainase Perkotaan dan Pengendalian Banjir 2025/2026
- Kepada Yth
- Pemerintah Pusat dan Daerah Se Indonesia
Bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah daerah dalam merencanakan, mengelola, dan memelihara sistem drainase perkotaan secara terpadu. Materi pelatihan mencakup pengendalian banjir, penanganan genangan, desain saluran, pemanfaatan ruang terbuka hijau, serta strategi adaptasi terhadap perubahan iklim. Kegiatan ini mengacu pada kebijakan dan pedoman teknis Kementerian PUPR dan menjadi salah satu rekomendasi prioritas dalam penguatan infrastruktur lingkungan perkotaan. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu merumuskan solusi yang efektif, berkelanjutan, dan berbasis data dalam mengurangi risiko banjir di kawasan perkotaan, ini menjelaskan tentang Perubahan Mindset, kebijakan/peraturan Pengelolaan SDA dan Tata Ruang tekait dengan masalah banjir, Permasalahan Banjir Perkotaan, Konsep Pengelolaan Banjir Terpadu, Sistem Drainase Perkotaan, Hidrologi Banjir, Flood Management Information System, Land Acquisition and Resettlement Action Plan, Tata Ruang Kota, Kelembagaan dan Koordinasi Pengendalian Banjir, Partisipasi dan Penyuluhan Masyarakat, Tugas/ Lapangan, Workshop, Tata cara penulisan dan penjelasan studi lapangan.
Dan juga ini menjadi bagian dari strategi nasional dalam mendukung tercapainya kota yang tangguh terhadap bencana hidrometeorologi, khususnya banjir perkotaan yang kian meningkat akibat urbanisasi dan perubahan iklim. Bimtek ini dirancang untuk aparatur teknis, perencana kota, Dinas PU, dan stakeholder lainnya yang terlibat dalam tata kelola infrastruktur air. Peserta akan mendapatkan pemahaman praktis melalui studi kasus, simulasi desain, serta pendekatan partisipatif berbasis data spasial. Dengan mengikuti bimtek ini, pemerintah daerah diharapkan mampu menerapkan pengelolaan drainase secara sistematis, efektif, dan berkelanjutan sesuai standar nasional.
✅ Tujuan Bimtek
- Meningkatkan kapasitas pemerintah daerah dalam merencanakan, membangun, dan memelihara sistem drainase perkotaan secara efektif dan berkelanjutan.
- Mendorong pengurangan risiko banjir dan genangan melalui pendekatan terintegrasi antara perencanaan tata ruang, infrastruktur hijau, dan pengelolaan air hujan.
- Meningkatkan pemahaman terhadap kebijakan dan regulasi nasional, termasuk Peraturan Menteri PUPR tentang drainase lingkungan dan pengendalian banjir.
- Mendorong adopsi teknologi dan data spasial dalam pemetaan daerah rawan banjir serta pengambilan keputusan berbasis bukti.
- Mewujudkan kota yang tangguh dan adaptif terhadap dampak perubahan iklim melalui pengelolaan drainase yang holistik dan berorientasi jangka panjang.
📘 Materi Bimtek
- Kebijakan dan Regulasi Terkait Drainase Perkotaan dan Pengendalian Banjir
Mengulas pedoman teknis dari Kementerian PUPR dan sinkronisasi kebijakan pusat-daerah. - Prinsip Dasar Perencanaan Sistem Drainase Perkotaan Terpadu
Perencanaan sistem primer, sekunder, dan tersier dengan pendekatan berbasis DAS dan tata ruang. - Identifikasi dan Analisis Daerah Rawan Genangan dan Banjir
Penggunaan data spasial, curah hujan, kontur, dan kapasitas saluran untuk identifikasi zona kritis. - Teknologi Pengendalian Banjir Perkotaan dan Inovasi Infrastruktur Hijau
Solusi seperti sumur resapan, kolam retensi, taman hujan, dan saluran bervegetasi. - Pemeliharaan dan Operasional Sistem Drainase Kota
Strategi pemeliharaan rutin, pengawasan saluran, dan manajemen limbah dalam drainase.
Para Pemerintah Daerah Dan Swasta Haruslah Memiliki Pengetahuan Dan Pemahaman Yang Optimal Mengenal Opsi Di Atas Untuk Itu Kami Dari Mitra Manajemen Daerah SKT Kemendagri Ditjen Polpum: 1104-00-00/014/III/2024 Mengharapkan Keikutsertaan Pemerintah Daerah Swasta Terkait Untuk Mengikuti Bimtek Pelatihan Pengelolaan Drainase Perkotaan dan Pengendalian Banjir 2025/2026